Showing posts with label books. Show all posts
Showing posts with label books. Show all posts

Short Review : Drupadi - Seno Gumira Ajidarma

DrupadiDrupadi by Seno Gumira Ajidarma
My rating: 4 of 5 stars

Bukan nama Seno Gumira Ajidarma yang membawa gue ke buku ini. Tapi nama Drupadi itu sendiri. Drupadi bukan perempuan hebat seperti Srikandi. Dia hanya perempuan biasa yang mengikuti suratan takdir. Menjadi satu bunga untuk lima pandawa, murid-murid terbaik Mahaguru Dorna, yang memenangkannya dalam sebuah sayembara. Meski cintanya hanya untuk Arjuna, yang ia pikir merupakan titisan Kresna.

Bukankah itu memang takdir perempuan? Bahwa kami kadang tidak bisa memilih untuk memiliki lelaki yang kami inginkan, tetapi kami harus memilih untuk menerima lelaki yang menginginkan kami?

Drupadi menerima takdirnya, kemudian harga dirinya diinjak-injak oleh Kurawa. Maka ia bersumpah tidak akan pernah menggulung rambut panjangnya sebelum ia mengeramasi rambutnya dengan darah Dursasana.

Drupadi perempuan biasa yang dengan lidahnya menuntut hak atas harga dirinya yang kemudian berakhir dengan peperangan. Ia hanya perempuan biasa yang tak berhasil sampai di Puncak Mahameru untuk moksa bersama kelima suaminya. Tapi bukan berarti dia tak punya kekuatan sama sekali. Menjadi perempuan biasa adalah kekuatannya, karena perempuan biasa adalah kelemahan setiap laki-laki.

Adegan paling epik dari buku ini adalah waktu Bima ngebunuh-bunuhin kurawa dengan buasnya. Dialah yang menuangkan darah Dursasana ke cawan untuk Drupadi mengeramasi rambutnya.

View all my reviews
0

My Characters Are Real? ... Or?

It started when people asked me, whether the characters in my novels are real or not. And then I read somewhere someone said that this character is my friend who usually appears in my Instagram story, and that character is my other friend. LOL. So one night, I tweeted something :


So, let's talk about my characters.

First of all, let's talk about Athaya Shara. Some people think that I am Athaya Shara just because she had similar profession with me (LOL!). Actually, I am not as tough as Athaya Shara. Also, I am not an easy going person like Athaya. The only similarity we had is our profession and hobbies. When I was writing "Secangkir Kopi dan Pencakar Langit", I wanted to make a story about people who work in Information Technology. Of course I choose the leading lady as IT System Analyst. I picked System Analyst because I wanted to tell people what it is. I wanted people to know that IT is more than just computer networking and computer hardware. I wanted to show people how it's like being a female programmer. I made Athaya as IT SA because I want to talk about IT, not because I want to create someone who represent myself in a novel. Her character represented how it's like being a female IT person, an employee, a daughter, a regular woman.

While Satrya and Ghilman are totally imaginary boyfriends (LOL). I mean like, I really like a nice, gorgeous, nerdy-look guy like Satrya. I don't think I could find one, he was almost perfect hahaha. And of course, I also like a charismatic gentleman like Ghilman. I think there are 'Ghilman' in our real world. But he's probably not good-looking. I found many guys who doesn't look gorgeous, but they're 'cool in their own way'. I also found some guy who has his own version of 'husband material'. So that's why I created those imaginary boyfriends.

Let's talk about the rest of Geng Fogging. Some of you maybe follow my personal Instagram account where I usually post IG story of my office-mate, my friends from my neighbourhood. The first time I created Radhi's character, I want to make a 'joker' in the group. Radhi will represent all my 'joker' friends in office (including the Om-Oms) and neighbourhood. Yes, I have a friend who has similar name with Radhi. Honestly, when it comes to Radhian's name, I was thinking about my friend's name because I like it hehehe. It's really unexpected that they have similar personality as well. But actually, Radhi and Ganesh are the combination of all my guy friends. Not exactly from each person.

You probably have read my story "Red Cherry" in Wattpad. And yes, almost all of the female characters are based on my real life friends. Because the story was made to 'bully' my friend because she's so funny when we talk about boys hehehehe. But ... eventhough Nadiana is based on real person, not all of her entire behaviour are same like the real person itself.

For you who follow my personal Instagram, you probably know the infamous friend of mine who had that annoying mustache just like Ijal (Red Cherry) hahahaha. Yes, I created Ijal's mustache is based on him because I just think that it's very funny. But that's all. Ijal's character is the combination of 3-4 people. His annoying behaviour to Nadiana is based on other person. His manner is created by myself.

To be honest, I never created characters (especially male characters) based on a real person. Except Raeshangga (Past Present Repeat). Past Present Repeat is another story. It's like a personal album of mine that will be put to eternity.

So that's all. But at least, that means I have succeed to drag my readers into my imagination world hehehe.


4

Writer Crush II : Ziggy Z & Semua Ikan di Langit

Kali ini Ziggy jadi pemenang tunggal sayembara DKJ 2016 dengan alasan "perbedaan mutu yang tajam dengan naskah2 lainnya, membuat dewan juri tidak memilih pemenang-pemenang i bawahnya." Mudah-mudahan gara2 ini Ziggy nggak underrated lagi di dunia literasi Indonesia. Menurut gue, Ziggy ini warna baru banget di dunia literasi yang biasanya didominasi oleh tulisan2 berkiblat ke Pramoedya, lebih ke arah potret sosial budaya. Ziggy kayaknya sering terinspirasi dari Le Petit Prince dan Animal Farm. Bukan cuma potret sosial, tapi juga seolah mewakili generasi millenial yg sering kali mempertanyakan hidup. Bikin ranah sastra kerasa lebih dinamis.

Dari blurbnya keluar pertama kali, gue dan teman2 menebak-nebak, tokohnya ini berprofesi apa. Ternyata... tebakan kita salah semua! Hahahaha. Semua Ikan di Langit ini kayak "Ziggy banget". Ziggy bebas berimajinasi dengan liar. Jenis tulisan yang pada akhirnya pembaca kayak "udahlah gak usah dipikir kok bisa begini, pokoknya ya kayak gitu aja jadinya!" 

Btw, prolognya aja kayak gini. Sungguh mindfuck hahahaha.

1

Writer Crush I : Eka Kurniawan

Kemarin, gue membaca artikel yang disebar di Facebook ini: https://tirto.id/eka-kurniawan-di-mata-pembaca-indonesia-Gvc

Pertama jatuh cinta sama Cantik Itu Luka, lalu Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas, baru Lelaki Harimau. Lucky me, gue sempat ketemu beliau dan bertanya gimana caranya ngebangun cerita Cantik Itu Luka yang punya banyak tokoh tapi plot dan karakternya kuat banget. 3 generasi, 3 era perang (akhir kolonial, orde baru dan PKI, akhir orde baru). Terus beliau menjelaskan ttg pentingnya backbone sebuah cerita yang menjadi benang penghubung antara plot dan karakter. Terus menjelaskan ttg pendalaman karakter melalui masing2 individu (man, karakter Dewi Ayu, Shodancho, Alamanda, Kliwon, Rengganis, Krisan, Ajo Kawir, Iteung, dan Anwar Sadat masih membekas dalam otak gueee! Kalo Tame Impala punya kaos Fuck Trevor, gue rasanya pen bikin kaos Fuck Shodancho HAHAHAHA). Gue pun mengagumi teknik nulis beliau. 

Sayangnya, "Menurut data redaksi Gramedia Pustaka Utama, dalam dua belas tahun Cantik Itu Luka dicetak ulang sembilan kali dengan jumlah penjualan 20 ribu eksemplar. Itu berarti novel tersebut rata-rata terjual 1.666 eksemplar per tahun dan 138 eksemplar per bulan. Lelaki Harimau (2004) dicetak lima kali dan terserap sebanyak 12 ribu eksemplar. Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas (2014) terjual 10 ribu eksemplar." Untuk penulis dengan penghargaan sekelas Eka, segitu masih termasuk sedikit sih <///3
0

Delay Pengiriman Buku SKdPL

Dear teman-teman yang ikut PO SKdPL, 

Pertama-tama aku dan atas nama penerbit mohon maaf yang sebesar-besarnya karena keterlambatan kedatangan buku SKdPL untuk Pre-Order. Hal ini karena adanya gangguan proses pengiriman yg dipengaruhi oleh jam kerja yang berubah selama bulan puasa. Kabar terakhir dari pihak penerbit, bukunya akan datang hari Senin. Itu artinya pengiriman juga akan mundur. Karena ekspektasiku, kalau datang weekend aku punya waktu banyak seharian untuk tanda tangan, cap bibir (huehehe yakale), dan packing dibantu dgn sodara dan teman2ku. Tapi karena datang hari Senin, itu artinya tenaga untuk packingpun berkurang dan waktu untuk merampungkan ttd untuk 500 buku pun lebih lama karena aku kan tidak available di siang hari karena harus bekerja. 

Untuk pengiriman, sistemnya akan sama. Aku akan kirim berkala dari tanggal 14 - 21 Juni. Aku akan prioritaskan utk yg jauh terlebih dahulu (bukan berarti yg Jabodetabek paling belakang ya!), karena kasihan yang jauh bisa sampai 1-2 minggu kemudian. Lalu aku akan urutkan sesuai kode pemesanan. Nanti akan aku infokan pesanan no berapa saja yang sudah aku kirim. 

Aku tahu, di beberapa Gramedia Jabodetabek SKdPL sudah mulai nangkring di barisan New Arrival. Sabar yaa.. Yang beli di Gramedia kan nggak dapet postcards lucu sketch Mas Ghilman, Mas Satsat, dan Mbak Tayang-Tayang hehehe. Semoga postcardnya bisa jadi buah kesabaran yaa. :') 

Jadi, sekali lagi, aku dan pihak penerbit mohon maaf yang sebesar-besarnya atas keterlambatan ini. :(:(
0

Pre-Order Novel Secangkir Kopi & Pencakar Langit


Akhirnyaaa jadi penulis beneran! Hahaha.. Berhubung anaknya Structural banget—menurut tes psikologi di kantor—jadi terbiasa dengan rincian, jadi langsung saja kita jelaskan soal Pre Order... 

Tanggal terbit SKdPL di Gramedia : 13 Juni 2016 (Menurut editorku, pasti akan ada di Gramedia kota besar. Kalo di Gramedia kotamu belum tersedia, boleh PM aku, nanti aku coba bantu tanya ke redaksi Elex. Atau, kamu juga bisa beli di online shop resmi Gramedia.com atau mungkin online shop lainnya yg terpercaya). Btw, 13 Juni ini estimasi Jabodetabek. Di luar Jabodetabek mungkin nggak teng pas tanggal 13, bisa aja beberapa hari setelah itu.

Harga toko buku : 59,800 
Yak, lumayan bulan puasa kan gak jajan makan siang bisa nabung huehehe. *modus*

Nah sekarang tentang PO. PO akan dibuka sejak tanggal 20 Mei 2016 s/d 2 Juni 2016. Iya, bentar banget. Maaf yaa :(

Harga spesial untuk PO : 53,000 (belum termasuk ongkir)
Bonus : postcard ilustrasi berwarna 3 main karakter SKdPL (yg di IG kemarin kan hanya sketch hihi) + TTD kakak Fairy *uluuuuhhh berasa bu RT deh gue* *kibas rambut loreal* + kali aja Ghilman/Satrya/Athaya/Radhi/Ganesh titip salam buat kamu :p

Tata cara PO :
1) Pesan melalui email ke alamat aqessa@europemail.com 
Subject : 11:55 Waktunya Fogging Guys
Body email sbb
Nama : 
Jumlah pesanan : 
Alamat (jgn lupa sertakan kode pos) :
No HP yang bisa dihubungi : 

2) Nanti kalian akan mendapat balasan berisi summary nomor pemesanan, berapa yang harus dibayar, dan no rekening transfer. Iya, gak terima bayar pake pulsa kayak online shop IG yah. Huwehehehe. 

3) Bayarlah sebelum tanggal 2 Juni. Lalu kirim bukti bayarnya ke aqessa@europemail.com dengan format sbb
Subject : Konfirmasi Pembayaran
Body email : (sisipkan foto bukti bayar) dan informasi pembayaran untuk nomor pemesanan berapa.

4) Tanggal 10 buku akan sampai di tempatku, aku TTD (dan cap bibir hahaha ga deng canda!) dan aku paketin dulu. Deadline tanggal 11 atau 13 baru akan aku distribusikan melalu JNE dengan paket regular. Aku usahakan tracking nomor resinya satu persatu. 

5) Hanya melayani pemesanan via email. Sorry, nggak bisa lewat yg lain, supaya aku mudah mentracking pemesanan. 

6) Kalau sudah 2x24 jam (dinaikin yaa TATnya soalnya ternyata byk sekali emailnya :) ) gak dapat respon email pemesanan (mungkin aku baru bisa bales malem setelah pulang kantor), silahkan PM lewat PM Wattpad atau DM Instagram/Twitter atau message Facebook. (Prefer Wattpad krn notifnya masuk di Home Screen) 

7) Pesanan hanya akan dianggap apabila sudah ada bukti konfirmasi pembayaran. 

8) Apabila menemukan kendala, silahkan PM di media-media tsb. (Prefer Wattpad krn notifnya masuk di Home Screen) 

Yak. Sekian informasinya. Selamat menabung, selamat menunggu peluk-peluk Mas Ghilman atau Mas Satsat atau Mas Radhi-Ganesh atau juga Tayang-Tayang buat yg cowok! ;D
1

Somebody Left A Message on My Wattpad Message Board


Terharu aja ada yg ngemessage gini. Suka terharu kalo ada silent reader terus ninggalin jejak kesan-pesan abis baca cerita gue. Setiap penulis di wattpad pasti seneng kalo ada yg comment di tiap part ceritanya. Itulah yg membuat gue juga betah ngepost semua first draft cerita gue disana. Comment yang ngebahas ceritanya (apalagi kalo panjang) itu bener2 bikin semangat ngelanjutin part banget tanpa harus dikasih ucapan semangat. Bikin kita pengen cepet2 ngelepas part baru untuk tau respon kalian. Kadang, comment juga jadi tolak ukur apakah penyampaian kita udah bener sehingga org ngerti? Apakah ada plot hole di cerita kita? Apakah pesan yg kita sampaikan nyampe? 

Comment kadang juga bisa mempengaruhi plot/ending kita. Kayak kita bisa ukur selera pasar kayak apa sih? Kalo endingnya gak sesuai pasar gimana nih caranya ya biar cerita kita tetep enak dinikmati ya? Kayak waktu bikin Secangkir Kopi & Pencakar Langit, gue tau banget fansnya Satrya banyak banget, dan mereka bakal sedih pasti kalo Satrya nggak 'menang'. So i try to find a way, gimana bisa ngehibur pendukungnya Satrya, tanpa harus ngerubah plot dan ending yg udah gue siapkan. Jadi tanpa disadari, comment pembaca secara nggak langsung jd editor pertama dalam penulisan cerita tsb lho. Makanya gw sebisa mungkin selalu bales comment2 yg menarik di waktu senggang. Supaya bisa discuss juga. 

Dan alhamdulillah tanpa ngerajuk-rajuk minta votes & comment, lapak gue tetap mendapatkan itu. Suka ada yg bilang dulu sebelum SKdPL serame ini: "kok view dan vommentnya dikit, tapi kamu nggak rewel deh". Gue sih cengar cengir aja bacanya. Orang tujuan main di wattpad ini awalnya biar sukses nyelesain 100 hal cerita, which is udah bisa dijadiin novel. Padahal dulu-dulu kebayang bikin cerita 100 hal di words itu kayak berat bener hahaha. 

Alah, gue kayak penulis beneran aja yak. Yah intinya itu sih yg gue pelajari dari surfing dunia oren tsb. Gue juga masih belajar utk terus menulis dan menjadi lebih baik. Agar cerita gue bukan cuma dinikmati, tapi juga layak dijadiin koleksi. 


0

My Wattpad Works : "Secangkir Kopi dan Pencakar Langit"


Kutipan cerita baru gue "Secangkir Kopi & Pencakar Langit" di Wattpad http://w.tt/1MD3DRq

Bagi Satrya, inner beauty is bullshit. First impression setiap laki-laki saat melihat perempuan adalah penampilan fisiknya. Karena dari situ kamu bisa mengukur takaran gaya hidupnya, what kind of date that you should arrange, dan does she's out of your league or not. 

Satrya yang baru ditinggal nikah sahabat—yang dicintainya—menemukan Athaya di hutan belantara dunia IT yang biasanya isinya cowok-cowok doang. Pemikirannya berubah setelah pertama kali cowok itu meminta bantuan Athaya. Inner beauty is the true beauty, he thought.

Satrya bisa memilih cewek cantik untuk didekati, tapi ia hanya tertarik dengan Athaya. Padahal Athaya dari dulu sukanya sama Ghilman yang sebenarnya masih kalah ganteng dari Satrya. Tapi, Ghilman kan sudah punya pacar.. 

Di tengah-tengah kopi, meeting, client, report, ada sekelebat kisah cinta segitiga antara Satrya, Athaya, dan Ghilman. 

See how these characters develop their feelings, friendship, and office drama on my Wattpad account: fairywoodpaperink http://w.tt/1MD3DRq 
0

Runaway From You on Wattpad



Jadiii, di tengah-tengah kesibukan gue as Programmer Analyst, di tengah-tengah hecticnya letter Corporate Care yang nggak selesai-selesai dan codingan Streamserve yang pengen mampus bacanya… I found something to rely on. Cielah. 

So, i’ve been writing this story lately. Choose to post it to Wattpad, why? Karena di Wattpad bentuknya kayak eBook gitu dan bisa di embedded video Youtube. Jadi bisa di baca sambil denger lagunya :’). Small things that makes me happy. Di tambah ceritanya yang bikin gue baper sendiri pas bikin (gue sih bukan orang lain hahahahak). Terus jatuh cinta sendiri sama tokoh yang dibuat sendiri. Iya, soalnya gue bikin dia based on dreamguy di otak gue gitu. Jadinya yaa kayak orang lagi jatuh cinta, kesel sendiri, ketemunya cuma di cerita tapi nggak ada wujudnya juga hahaha. Berikut kira-kira sinopsisnya: 

Hanandio Emir, baginya apapun bisa dibawa santai dan bercanda. Emir yang easy going, cuek, dan antik. Karena hobinya gitaran lagu-lagu old school dan bikin model pesawat. 

Adrianna Amaira, calon arsitek yang banyak terinspirasi dari Alice in Wonderland, benci awkward moment, dan satu-satunya orang yang bisa nahan ketawa setiap Emir berulah. Karena bagi Adrie, Emir adalah cowok paling menyebalkan. Cowok itu freak, norak, stalker, pokoknya menyebalkan dan mengganggu! 

Emir memang tidak jahat, dia bukan cowok dingin sok keren yang menyebalkan. Ia seperti serangga bagi Adrie, cowok itu seperti membatasi ruang geraknya. Bagi orang lain, Emir adalah sosok pemuda yang humoris dan menyenangkan. Tidak bagi Adrie. Ia akan berusaha sekencang mungkin, lari darinya, menghindar, jauh-jauh dari cowok itu. Tetapi, sampai kapan Adrie akan terus menerus membangun tembok-tembok tinggi nan dingin untuk menghindari Emir?

Check this story on: http://w.tt/1LffNlZ
0

Fangirl - Rainbow Rowell

FangirlFangirl by Rainbow Rowell
My rating: 4 of 5 stars

This is another my favorite Rainbow Rowell's book.

Fangirl is a story about Cath an introvert freshman that crazy over Simon Snow (similiar with Harry Potter in our world). Her twin sister Wren already moved on to college life and ready for real life. But Cath didn't. She had to moved from her comfort zone to face a real life, college life. To face people, real people, people in front of her, people outside computer screen.

Just like Eleanor and Park, Rainbow wrote this one very well. Eventhough I'm not writing fanfiction, but I'm crazy over something. Everything. From books to movies. I'm crazy over Rainbow Rowell's now. As usual, the people seems so real, so close with us. And Rainbow makes simple things sounds so beautiful. And Cath and Levi relationship also too sweet and romantic. I'm crazy over Levi too! LOL.

Levi was too kind, sweet, polite, and responsible. Like a picture of gentleman. And he doesn’t care if Cath was crazy. Maybe he didn’t have incommon with Cath, but they were like completing each others. Cath likes reading and writing, Levi likes listening. Sometimes you don’t choose people who similar to you to build a relationship. Sometimes two different people are like puzzle and they will complete each other’s part.

If you like Eleanor and Park, you have to read Fangirl too.

View all my reviews on Goodreads
0

Eleanor & Park - Rainbow Rowell

Eleanor & ParkEleanor & Park by Rainbow Rowell
My rating: 5 of 5 stars

This is a story of two ordinary people that fell in love, knowing that high school sweetheart won't last forever but doesn't mean the love wasn't true. Eleanor met Park in the school bus, that was the first time Park saved her life, and Park kept saving her life through high school. They started getting closer since they read X-Men comics together, Park gave his comics and his mixtape of The Smiths song later to Eleanor. Park wasn't her boyfriend, he was a champion.

This is not that kind of high school love story. But this is so high school (or even maybe Junior high!). It was so high school, when you fall in love with someone just because you have incommon with her/him, and you hold her/him for the first time and feels like magic. The relationship between Park and Eleanor was so sweet and super cute. Park got my heart. I'm falling in love with him too like crazy. He was so kind and funny and cool!

Rainbow makes small simple gesture sounds so cute and romantic. She makes words of "I like you" or holding hand and a kiss sounds too special. If my heart was a machine, the way Rainbow write something is like a trigger to turn on the trigger to move my heart. I can feel it when Eleanor couldn't believe that there was a boy that loved her..like crazy. Because people like Eleanor..like Cath (from another Rainbow Rowell's novel, Fangirl).. like me.. thought that we have weird/crazy personality that people will get tired of us. Eleanor & Park makes me believe that.. there will be someone, someone out there, unexpectedly, will love you. Just the way you are. And you will love him too just the way he is. It's quite romantic because it seems so real and doesn't sound romantic. Eleanor and Park is a book that left a big mark in my heart. Sounds like a great book, huh?

I think this is one of must-read YA novel for all teens. Because there's something more than just party and perfect high school jocks.

View all my reviews on Goodreads
0

Flipped (Novel) - Wendelin Van Draanen

FlippedFlipped by Wendelin Van Draanen
My rating: 4 of 5 stars

Flipped was a puppy love story between Juli Baker and Bryce Loski. Juli was crazy over Bryce, Bryce hated it (at first). Until he saw Juli more than just 'plain Juli'. He was flipped. Van Draanen made it from two point of views, Bryce and Juli, and it was fascinating. We knew what boy and girl thought.

I like a puppy love story. It's always cute, innocent, and funny. When i read Flipped, I felt like... every girl was ever been in Juli Baker position. I felt she was me when I was 8/9 grade. Crazy in (first) love, shy, and annoying. It was more than a puppy love story, it was warmhearted family story and building a character. I like Juli, she was smart and kind. In Juli part, we could see the way Van Draanen drove Juli from the annoying Juli to be Juli who did all good things after Bryce did horrible things to her. And she drove Bryce from an awful judgemental young man to be the boy who could see good things from people. I think this is a nice book to young adult to see some good things.

View all my reviews on Goodreads
0

Attachments - Rainbow Rowell

AttachmentsAttachments by Rainbow Rowell
My rating: 4 of 5 stars

Attachments is the story when Lincoln, who works as IT Security suddenly read Beth's conversation email with Jennifer. And he falls in love. It's easy to love Beth just from her writings. She's smart, witty, and attractive. The things is... Lincoln never seen Beth before.
Beth had a jerk boyfriend. But she got crush on a guy who looked like young Harrison Ford. But she doesn't know who he was, what's his name.

Another Rainbow Rowell works that makes me smile in almost every pages. She makes the characters so real, so close with us. She's romantic, she knows how romantic good guy is!!! ;P. Beth and Jennifer's conversation sounds so real. Like they were around us. And this is the first time i know what's "meet cute" means, LOL. Again and again, Rainbow makes me fall in love with the guy character. I love Lincoln like I love Park and Levi!

The funny thing is, a few months ago my office building was having a fire drill (simulation). Then me and my friend were imagine if it's The Courier, Beth might be looking for her "cute guy", seeing him from distance. And Lincoln might be wondering how's Beth looked like, which one was "his Beth", maybe she was very very very close with him at the moment?

Okay, okay, thanks Rainbow. You made my mind messed up after reading this novel. :)))

View all my reviews on Goodreads
0

Dilan: Dia Adalah Dilanku Tahun 1990 - Pidi Baiq

Dilan: Dia Adalah Dilanku Tahun 1990Dilan: Dia Adalah Dilanku Tahun 1990 by Pidi Baiq
My rating: 4 of 5 stars

Ini kisah cinta masa SMA Milea dan Dilan di Bandung tahun 1990. Ketika Bandung masih sejuk, ketika Bandung masih romantis saat turun hujan.
Dilan punya cara yang tidak biasa untuk mengungkapkan perasaannya. Lucu, jenaka, dan menyenangkan. Membuat siapapun yang membacanya bisa senyum-senyum sendiri. :)

View all my reviews on Goodreads
0

Sabtu Bersama Bapak - Adhitya Mulya

Sabtu Bersama BapakSabtu Bersama Bapak by Adhitya Mulya
My rating: 5 of 5 stars

Sabtu Bersama Bapak bercerita tentang kakak beradik yang telah ditinggal ayahnya karena penyakit kanker. Sebelum Bapak meninggal, beliau membuat video berisi wejangan-wejangan tentang hidup, tentang keluarga, tentang masa depan, dan tentang cinta. Kisah Satya lebih ke masalah pernikahan, mendidik anak, serta membangun keluarga. Sedangkan kisah Cakra lebih ke pencarian pasangan hidup.

Setiap bagian video Bapak, rasanya sangat menyentuh. Cara bercerita Adhitya yang lugas, tidak terlalu rumit untuk mencerna setiap katanya, tetapi tetap 'ngena'. Ceritanya sederhana namun dikemas dengan sangat baik. Heartwarming dan lucu banget. Porsi Satya dan Cakra pun cukup seimbang. Humor di dalamnya masih terasa 'Jomblo' banget (novel Adhitya Mulya lainnya). Saya paling suka bagian Cakra dengan anak-anak buahnya. Selalu menghibur dan lucu banget! Membaca buku ini rasanya jadi mengkhayal pengen punya suami kayak Cakra dan jadi istri sebaik Rissa. Kalau sudah pernah baca Jomblo, pasti suka novel ini!

View all my reviews on Goodreads
0

Still... - Esti Kinasih

Still...Still... by Esti Kinasih
My rating: 4 of 5 stars

Setelah sekian lama pengen baca buku ini akhirnya kesampaian.

Cerita dibuka dengan hancurnya hubungan Rei dan Langen karena ego masing-masing. Saat Langen, Fani, Febi hunting cari cowok baru buat Langen, justru Fani yang dapet gebetan baru. Hal itu diketahui oleh Bima, pacar Fani yang super nyeremin. Intimidating dan posesif. Buat Bima, cinta bisa dipupuk, yang penting dia pertahanin sekuatnya. Saat Bima tau Fani punya gebetan, ia melakukan cara yang ekstrem untuk mempertahankannya (malah cenderung psycho!). Seperti pasir yang digenggam terlalu erat, perlahan akan lepas juga. Fani super happy saat akhirnya ia terlepas dari Bima, Bima terpukul dan berusaha tegar sambil memungut hatinya yang berceceran. Fani akhirnya menyadari bahwa Bima tidak seburuk yang ia kira. Sampai akhirnya Bima dengan lugas berkata, "Aku cinta kamu. Sekarang. Mudah-mudahan sampai nanti." Bagian Rei-Langen meskipun nggak banyak, tetapi juga cukup menyentuh hati juga akhirnya. Terutama saat pengakuan Langen kenapa ia nekat untuk "buka-bukaan" saat kebut gunung.

Sejak baca seri pertamanya: Cewek!!! pasangan favorite saya memang Bima-Fani, karena Rei-Langen terlalu rumit dan Rangga-Febi terlalu plain, sedang Bima-Fani lebih ke lucu. Nggak nyangka hanya butuh satu hari untuk menyelesaikannya saking tenggelamnya saya dalam cerita percintaan mereka. Saya yang sudah lama antipati dengan Teenlit sejak isinya hanyalah cerita-cerita bak FTV, malah jatuh cinta dengan Still... . Ceritanya memang standar, penuh drama, kayak FTV juga, tetapi dalam dunia penulisan memang gaya bercerita dan gaya bahasa penulisnya yang bisa memenangkan hati pembacanya. Mau se simple, se klise, se murahan apapun ide ceritanya, jika penulis bisa mengemasnya dengan apik, buku tersebut pasti tetap bisa dibilang bagus.

Kembali ke novel ini, berbeda dengan Cewek!!! yang lebih banyak humornya, Still... malah lebih banyak galaunya. Kalimat-kalimat pilihan Esti bikin yang baca pun ngerasa jadi 'jleb'. Still... seperti reminder, bahwa sekuat atau setangguh apapun perempuan, mereka tetap ingin dilindungi. Ego yang terlalu besar, tidak akan membuat seseorang hargai. Sebesar-besarnya ego laki-laki, toh akhirnya mereka harus sedikit meredamnya untuk menghadapi perempuan hehehe.

Membaca buku-buku Esti, membuat saya berfantasi akan cowok biasa, apa adanya, bukan prince charming, tapi begitu gentle dan adorable dengan gayanya sendiri. Serta romance yang khas, lucu, menghibur, lugas, nggak menye-menye, tetapi tetep dramaaa banget. But, who can avoid the drama in real life, anywaaay? Hehehe. Pokoknya buku ini cocok buat yang lagi haus romance drama yang ringan (kayak saya sekarang gini :P). Dan selamat jatuh cinta sama Rei atau Bima!

View all my reviews on Goodreads
0

(Book Review) Seribu Kunang-Kunang di Manhattan


After looking for this book for a very very very loooong time, I finally found it in some online shop. :))
Seribu Kunang-Kunang di Manhattan adalah kumcer Umar Kayam pertama yang gue baca. Sejak baca reviewnya di blog Friendster nya Kanya beberapa tahuuuuun yang lalu (iya, Friendster, kebayang kan tahun kapan?) saya langsung jatuh hati. Kumcer ini terdiri atas 10 cerpen karya Umar Kayam dari tahun 60-an sampai 80-an (4 terakhir bisa dibilang novelet sih? Atau cerpen yang kepanjangan), enam diantaranya ber-setting di New York, USA, empat sisanya berlatar belakang kemelut politik Indonesia di tahun 60-an sampai 80-an.

  1. Seribu Kunang-Kunang di Manhattan
  2. Istriku, Madame Schlitz, dan Sang Raksasa 
  3. Sybil 
  4. Secangkir Kopi dan Sepotong Donat : 
  5. Chief Sitting Bull
  6. There Goes Tatum
  7. Musim Gugur di Connecticut
  8. Bawuk
  9. Kimono Biru Buat Istri
  10. Sri Sumarah

Enam kisahnya bercerita tentang begitu tidak pedulinya kota Manhattan. Manhattan is like a giant creature, eating the society. Orang-orang tua yang tidak peduli dengan anak-anak mereka, tenggelam dalam kesibukan kota. Tetangga-tetangga yang tidak peduli dengan tetangganya. Wanita yang rindu akan belaian kasih sayang. Orang tua yang bertingkah seperti anak kecil. Serta pemuda Indonesia yang meski jauh merantau ke kota yang disebut-sebut sebagai “the city that never sleep”, ia merindukan tanah airnya.

Empat kisah lainnya bercerita kemelut dunia politik di Indonesia tahun 60-an. Tentang permainan politik, suap menyuap secara halus. Tentang kerinduan akan sedikit kebebasan sederhana, merasakan hangatnya pelukan sang istri, tentang kebahagiaan sederhana mendengar pergerakan si jabang bayi dalam rahim sang istri. Tentang keikhlasan perempuan-perempuan yang suami atau anaknya memilih jalan sebagai aktivis PKI. Tentang bagaimana priyayi bertutur dan berserah pada Tuhan. Tentang bagaimana kesetiaan seorang istri yang hanya menginginkan suaminya dan kebebasan akan hidup. Tentang kepolosan wanita desa. Tentang ibu-ibu yang berjuang. Dan tentang berserah diri.

Untuk ukuran tulisan jaman segitu, Umar Kayam bisa dibilang cukup 'metropop' pada jamannya hehehe. Mungkin satu-satunya cerpen jaman itu yang terdapat kata 'superb' dan 'sophisticated', atau reaksi, "So what?" hahahaha. Bahasanya sangat lugas, nggak bertele-tele, nggak mendramatisir. Kalau baca, akan terasa sekali logat Jawa kental dalam penuturannya. Saya tenggelam membaca kumcer ini, ikut sedih waktu Tono ditahan pada cerpen "Musim Gugur di Connecticut".  Atau kepasrahan dan kepolosan Bu Sri pada "Sri Sumarah". Juga galaunya Bawuk waktu ia mencari suaminya yang ditangkap, serta galaunya Nyonya Suryo waktu anaknya pergi cari suaminya dalam "Bawuk".

Entah kenapa buku ini nggak masuk daftar list sastra yang bagus untuk dibaca, karena susah banget nyarinya even di public library sekalipun di Jakarta (saya sih survey di internet, di web pencarian buku secara online gabungan beberapa public national library di Jakarta). Apa mungkin karena latarnya PKI gitu? Jadi kurang di rekomendasikan? Atau karena beberapa ceritanya memang diperuntukkan genre dewasa jadi nggak masuk dalam silabus mata pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia?

Quotes:
"Oh, Tuhan yang baik dan agung. Untuk kesekian kali Kau buktikan bahwa ciptaan-Mu bernama manusia adalah ciptaan-Mu yang paling kreatif, elastis, dan ekspansif. Dalam keadaan netral dia minta jumper, dalam keadaan nrimo dia minta Topaz, dalam keadaan putus asa dia minta apa saja, dalam keadaan optimis dia minta kimono.."

"Perempuan bukan sekali itu saja minta untuk sekedar minta. Ingin dimiliki. Bukankah dulu Sembadra minta gamelan Lokananta dari surga kepada Arjuna juga untuk sekedar memilikinya? Dan Arjuna memberinya? Kalau suami--laki-laki yang dititipi oleh nasib untuk sementara menjaga perempuan--itu tidak mengerti akan permintaan seperti itu, lebih baik dia mengembalikan mandat kepada nasib dan bersedia menerima nasib yang berbeda."

"Calon sarjana yang baik dan jujur itu mesti mencoba selalu terbuka sikapnya karena itu semua buku, teks atau bukan, kiri atau kanan, mesti dibaca.."

"Ah, ya. Nasi bungkus itu akan selalu mesti dibeli dan dibagi kapan saja, Mus. Bentuknya bisa lain-lain, ukurannya bisa lain-lain. Tapi politik, ah, apa saja, juga dagang, juga perang, semua ada urusannya dengan nasi bungkus itu."

"Sebab pertanyaan 'mengerti' tidak untuk dijawab mengerti karena 'mengerti' adalah mencari untuk mengerti"

0

Tak ada yang muluk dari obat flu dan air putih. Tapi kamu mempertanyakannya seperti putri minta dibuatkan seribu candi dalam semalam

Sahabatku, usai tawa ini izinkanku bercerita..
Telah jauh, kumendaki
Sesak udara diatas puncak khayalanJangan sampai kau disana

Telah jauh, kuterjatuh
Pedihnya luka di dasar jurang kecewa
Dan kini sampailah, aku di sini

Yang hanya ingin diam, duduk di tempatku
Menanti seorang yang biasa saja
Segelas air di tangannya, kala kuterbaring... sakit
Yang sudi dekat, mendekap tanganku
Mencari teduhnya dalam mataku
Dan berbisik: "Pandang aku, kau tak sendiri, oh, Dewiku"
Dan demi Tuhan, hanya itulah yang Itu saja kuinginkan


Telah lama, kumenanti
Satu malam sunyi untuk kuakhiri
Dan usai tangis ini, aku kan berjanji
 
Untuk diam, duduk di tempatku
Menanti seorang yang biasa saja
Segelas air di tangannya, kala kuterbaring... sakit
Menentang malam, tanpa bimbang lagi
Demi satu dewi yang lelah bermimpi
Dan berbisik: "Selamat tidur, tak perlu bermimpi bersamaku.."
Wahai Tuhan, jangan bilang lagi itu terlalu tinggi

"Aku ingin membisikkan selamat tidur, jangan bermimpi. Mimpi mengurangi kualitas istirahatnya. Dan untuk bersamaku, ia tak perlu mimpi"

"Orang... yang begitu tahu aku sakit... mau pukul berapa pun langsung datang. Keinginan itu... tidak ketinggian kan?"

"Tak ada yang muluk dari obat flu dan air putih. Tapi kamu mempertanyakannya seperti putri minta dibuatkan seribu candi dalam semalam."

"Entah anggur ini terlalu tua bagi lidahku atau cinta ini terlalu tua bagi hatiku.
'Kamu sakit?' Kudengar kamu bertanya dengan nada cemas.
'Ya.'
'Gara-gara kehujanan waktu ke rumahku itu, ya?'
'Ya.'
Sebotol mahal anggur putih ada di depan matamu, tapi kamu tak pernah tahu. Kamu terus menanti. Segelas air putih."

(Curhat Buat Sahabat, Rectoverso, Dee Lestari)
0

Resensi Buku: Antologi Rasa


Hi, sekian lama nggak pernah nulis resensi buku lagi di blog. Ini resensi tentang salah satu novel favorite saya “Antologi Rasa” karangan Ika Natassa. Selain itu resensi buku ini dibuat dalam rangka ikut berpartisipasi dalam Lomba Resensi Buku ReadingWalk.com . Untuk yang belum tau, ReadingWalk.com adalah online delivery book rental.

Ini cerita klasik tentang kaum urban yang sukses dalam karirnya, namun hidupnya terasa belum sempurna. Menghadapi persahabatan dan percintaan yang saling silang, kusut bak benang kusut antar tokohnya. Biasanya saya kurang suka dengan cerita yang menggunakan sudut pandang orang pertama karena ini berarti keseluruhan cerita terpaku hanya pada pemikiran seseorang. Tapi tidak dengan “Antologi Rasa.” Novel ini bercerita dari sudut pandang ketiga tokoh utamanya: Keara, Ruly, dan Harris yang tentunya menjadi obyek utama dari kemelut antara persahabatan dan cinta yang dibahas dalam buku ini. Dari sudut pandang yang berbeda, pembaca bisa melihat bagaimana pandangan sebuah cinta dan persahabatan dari segi perempuan dan laki-laki, dari seorang sederhana dan metropolis, dari lagu-lagu galau versi John Mayer sampai band-band pop melayu yang marak di acara TV lokal.

Dengan bahasa yang lugas khas pop metropolis, pilihan kata yang sangat baik, dialog yang lucu dan smart, serta alur yang mengalir, Ika berhasil membawa pembacanya ikut merasakan apa yang dirasakan atau apa yang dipikirkan tiap tokohnya. Realistis, tidak mengada-ada, namun tetap bisa merasakan ‘kegilaan-kegilaan’ orang yang jatuh cinta tapi bertepuk sebelah tangan. Meski beberapa umpatan kasar cukup banyak memenuhi buku ini yang mungkin untuk pembaca yang kurang suka dengan umpatan-umpatan tidak senonoh mengganggu.

Membaca novel ini saya bisa ikut merasakan kesedihan Keara (yang meski tangguh ternyata ada sisi mellownya juga), Harris yang setengah ‘gila’ kalau sudah berhadapan dengan Keara, ke-galau-an Ruly yang cinta banget sama Denise padahal Denise sudah bersuami sampai-sampai Ruly nggak pernah sadar kalau cewek nyaris sempurna kayak Keara setengah mati tergila-gila padanya. Walaupun hampir seisi buku isinya tentang ‘rasa’, tetapi Ika mengemasnya dengan baik dan tidak murahan. Mellow tapi realistis, sedih tapi nggak cengeng, dan sangat dewasa.

Inti ceritanya memang klasik, tapi dengan gaya penceritaan Ika yang bikin pembacanya bakal senyam-senyum sendiri atau mengumpat “anjir, bener banget!”, novel ini berhasil mengacak-acak emosi pembacanya serta merupakan salah satu cerita pop culture yang wajib dibaca. 

KETERANGAN BUKU:
Judul: Antologi Rasa
Penulis: Ika Natassa
Bahasa: Indonesia
Genre: fiction, chicklit, drama, romance
Rating Goodreads: 3.69/5
ReadingWalk Shelf: http://www.readingwalk.com/book/antologi-rasa
1

'The Perks Of Being Wallflower' Review


Dear Friend,

I just finished “The Perks of Being Wallflower.” It was so good.
Meski di tengah-tengah gue agak boring, karena sebenarnya konflik yang diangkat cuma gitu-gitu aja. But, it was so real, apa ya… sangat remaja. Simple, tapi rumit.  Karena begitulah kira-kira problema di umur belasan tahun, nggak kurang, nggak lebih. Tentang persahabatan, family drama, dan dunia remaja lainnya kayak musik atau film atau drugs dan sex. Everybody wants to run from their life, while there are many people with bigger problem. Ini berbeda dengan cerita-cerita remaja biasanya yang bertumpu pada pertemanan, merebutkan sesuatu, atau high school craziness (ada yang popular, ada yang cupu, drugs, sex). Berbekal dari sudut pandang Charlie, while he was not wild but not a nerds either.

Gue suka Charlie.
Dia sangat polos, cerdas, sensitif, dan baik hati. Charlie punya selera musik dan film yang bagus dan suka literatur. Dan beberapa kali, saya bisa merasakan apa yang dirasakan Charlie. Seperti yang dia bilang, “I know Patrick will be around, … but I’m afraid he won’t want to spend time with me.” atau “I thought about the word ‘special.’ And I thought the last person who said that about was my Aunt Helen. I was very grateful to have heard it again. Because I guess we all forget sometimes. And I think everyone is special in their on way.” dan masih banyak lagi pikiran-pikiran atau rasa penasaran Charlie terhadap hal kecil yang setiap kali baca gue kayak yang, “Ha! Iya banget nih!” :))

Everybody loves him. Eventhough his relationship with his sister wasn’t that good (but not bad either!), but I can feel they loved each other, ‘cos they were family, and that just the way it is. When he was about to hug his sister because he felt so loved. When he hugged every family member, ‘cos he loved them very much. Or he cried when he felt guilty. He liked his teacher, because his teacher knew that he’s so intelligent, and the teacher told him that he was special. The way his teacher gave him books to read. The way he really loved his Aunt Helen.

These simple things are really touching. Because sometimes we forget that small simple things makes us happy and grateful. Like its said, “When all one requires is that perfect song on that perfect drive to feel infinite.” “But Charlie can’t stay on the sideline forever. Standing on the fringes of life offers a uniqe perspective.”

Since I lived in Indonesia, so the movie haven't appear in cinema, yet (probably won't). I really wanna watch the movie, because Emma Watson played as Sam and Logan Lerman as Charlie. And Rotten Tomato said it's fresh. :)
0

copyright © . all rights reserved. designed by Color and Code

grid layout coding by helpblogger.com